Its all about fashion , Art , and K-pop

Friday, March 9, 2018

                             


Wanita itu ibarat perhiasan bukan ? Sekali mereka retak dan hancur akan tetap saja seperti itu.
That's Wrong !
Kami bisa memperbaiki diri sendiri dan bangkit kapanpun kami mau. Kekuatan di dunia ini berasal dari wanita . Bahkan para pemimpin hebat terlahir dari seorang wanita . Kami diam bukan berarti kami rapuh.
Hanya saja kami menunggu waktu yang tepat .

WE ARE WOMEN 💗
Yups, Setiap tanggal 08 maret di seluruh belahan di dunia memperingati International Women's Day . Butuh proses yang panjang untuk penetapan tanggal ini loh , gengs. Whats the history?

  Pertama kali dirayakan tanggal 28 Februari 1909 di New York, Amerika Serikat. Agenda ini diinisiasi oleh Partai Sosialis Amerika Serikat untuk memperingati setahun berlalunya demonstrasi kaum perempuan setahun sebelumnya di New York pada 8 Maret 1908.
Gerakan tuntutan hak oleh kaum perempuan pada 1908 ini dilatarbelakangi oleh para pekerja pabrik garmen. Mereka menuntut hak berpendapat dan berpolitik.
Pada tahun 1910, organisasi sosialis internasional berkumpul di Kopenhagen untuk menetapkan Hari Perempuan. Usul ini disepakati oleh 100 perempuan dari 17 negara. Namun belum ditetapkan soal tanggal berapa hari tersebut diperingati.
Kemudian ke tahun berikutnya, Hari Perempuan Internasional ditandai pada 19 Maret dan diperingati di Austria, Jerman, Swis, dan Denmark. Lebih dari 1 juta perempuan dan laki-laki ikut terlibat saat itu.Pada kurun waktu 1913-1914, Hari Perempuan Internasional dipakai sebagai gerakan penolakan Perang Dunia I. Di sejumlah negara Eropa, Hari Perempuan Internasional dipakai untuk memprotes perang dunia atau sebagai aksi solidaritas sesama wanita.
Pada tahun 1917, para perempuan Rusia memprotes perang dengan gerakan bertajuk 'Roti dan Perdamaian' pada hari Minggu terakhir di bulan Februari. Hari tersebut bertepatan dengan tanggal 8 Maret di kalender Masehi. 4 hari kemudian, Tsar Rusia memberikan hak untuk memilih untuk para perempuan.
Hingga akhirnya pada tahun 1975, untuk pertama kalinya PBB memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Sejak saat itulah pada tanggal ini diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. ( kutipan dari situs resmi PBB )

International Women’s Day Organization sedang memaksimalkan kembali platform mereka untuk menginspirasi advokasi secara global,termasuk dengan memilih #PressForProgress sebagai tema Hari Perempuan Internasional tahun ini. And its TIME bagi kita untuk tidak hanya menuntut perubahan, tapi menjadi bagain dari perubahan tersebut.

So we can't be complacent. Now, more than ever, there's a strong call-to-action to press forward and progress gender parity. A strong call to #PressforProgress. A strong call to motivate and unite friends, colleagues and whole communities to think, act and be gender inclusive.
International Women's Day is not country, group or organisation specific. The day belongs to all groups collectively everywhere. So together, let's all be tenacious in accelerating gender parity. Collectively, let's all Press for Progress.
    sumber : https://www.internationalwomensday.com/


So, AYO LAKUKAN PERUBAHAN DARI SEKARANG !!!

WE are STRONG, cause We Are Women 👊💗






Follow Us @soratemplates